ikanhias.idCoba demo

Ikan untuk Aquascape: Pilihan Ikan Hias yang Aman untuk Pemula

Ditulis oleh Adi Abdurakhim · Diperbarui

Ikan untuk aquascape yang paling aman untuk pemula adalah ikan kecil yang damai dan suka bergerombol, seperti neon tetra dan ember tetra, ditambah corydoras yang mengais di dasar. Jenis seperti ini tidak merusak tanaman, cocok dengan suhu dan pH yang disukai tanaman, dan terlihat paling cantik saat berenang bersama dalam satu gerombolan.

Di bawah ini ada 6 ikan hias aquascape yang ada di simulasi ikanhias.id lengkap dengan kebutuhannya, hewan pembersih yang sedang banyak dicari (platy, otocinclus, udang, dan keong), pasangan yang sebaiknya tidak digabung, serta cara menghitung jumlah ikan untuk aquascape yang pas di akuariummu.

Apa ciri ikan untuk aquascape yang cocok?

Ikan untuk aquascape adalah ikan hias air tawar yang berukuran kecil, berwatak damai, dan tidak memakan atau mencabut tanaman. Di aquascape, tanaman dan hardscape adalah bintang utamanya. Penghuninya melengkapi pemandangan, bukan merusaknya. Saat memilih ikan hias akuarium untuk aquascape, perhatikan lima hal ini:

  • Ukuran dewasa kecil. Penghuni kecil membuat aquascape terlihat lebih luas, dan beban kotorannya lebih ringan.
  • Damai. Spesies yang agresif atau suka menggigit sirip membuat penghuni lain stres dan bersembunyi.
  • Suka bergerombol. Tetra yang dipelihara dalam jumlah cukup berenang bersama dan warnanya lebih keluar.
  • Suhu dan pH cocok dengan tanaman. Sebagian besar tanaman aquascape nyaman di 22–28 °C dan pH sedikit asam sampai netral.
  • Mengisi zona yang berbeda. Ada yang di atas, di tengah, dan di dasar, supaya seluruh akuarium terlihat hidup.

6 ikan hias aquascape dan kebutuhannya

Keenam ikan ini adalah ikan untuk aquascape yang tersedia di simulasi ikanhias.id. Angka di tabel adalah data yang dipakai simulasinya untuk memberi peringatan saat suhu, pH, atau jumlah ikanmu tidak cocok.

IkanUkuran dewasaSuhupHMinimalZona
Neon tetra3 cm20–26 °C5,5–78 ekorTengah
Ember tetra2 cm23–29 °C5,5–78 ekorTengah
Serpae tetra4 cm22–27 °C6–7,58 ekorTengah
Manfish (angelfish)12 cm24–30 °C6–7,5–Tengah–atas
Guppy4 cm22–28 °C6,8–7,8–Atas
Corydoras5 cm22–26 °C6–7,54 ekor (sumber lain: 6)Dasar

Data dari simulasi ikanhias.id. Kolom “Minimal” adalah jumlah terkecil untuk ikan yang hidup bergerombol.

Neon tetra

Pilihan paling klasik. Garis biru-merahnya menyala di antara tanaman hijau. Neon tetra tumbuh sekitar 3–4 cm, suka air sedikit asam, dan hampir selalu berenang dalam gerombolan yang rapat. Simulasi kami menyarankan minimal 8 ekor, dan panduan perawatan menyebut 10–12 ekor sebagai jumlah yang ideal.

Ember tetra

Ember tetra hanya sekitar 2 cm, berwarna oranye, dan damai. Ukurannya membuatnya cocok untuk akuarium kecil, dan gerombolan yang lebih besar terlihat lebih mencolok. Warnanya lebih keluar di akuarium yang rapat tanaman dengan substrat gelap.

Serpae tetra

Warnanya merah dan tahan banting, tapi serpae tetra dikenal suka menggigit sirip. Gerombolan yang besar mengurangi kebiasaan ini, tetapi ikan bersirip panjang seperti guppy dan manfish tetap jadi sasaran.

Manfish (angelfish)

Manfish anggun dan cocok untuk aquascape bertema tanaman tinggi. Manfish dewasa bisa mencapai sekitar 15 cm dan siripnya tinggi, jadi butuh akuarium yang tinggi (setidaknya 45–50 cm). Manfish adalah pemangsa ikan kecil, jadi hati-hati menggabungkannya dengan tetra kecil.

Guppy

Guppy berwarna-warni, mudah dirawat, dan suka berenang di dekat permukaan. Guppy beranak (bukan bertelur) setiap 4–6 minggu dengan 10–100 anak sekali lahir, jadi beberapa ekor bisa menjadi puluhan dalam beberapa bulan. Guppy juga lebih suka air netral sampai sedikit basa.

Corydoras

Corydoras adalah lele kecil berlapis baja yang hidup di dasar. Ia mengais pasir dengan sungutnya untuk mencari sisa pakan, jadi cocok mengisi zona yang tidak dipakai penghuni lain. Corydoras perlu dasar berpasir halus dan dipelihara berkelompok. Panduan lengkapnya ada di artikel ikan corydoras untuk pemula.

Ikan untuk aquascape di simulasi: gerombolan neon tetra berenang di atas tanaman, corydoras di dasar akuarium 60 cm setelah 6 bulan
Akuarium 60×30×36 cm setelah 6 bulan dengan 10 neon tetra (kiri atas) dan 6 corydoras di dasar. Sebagian corydoras tersembunyi di balik tanaman. (Sumber: simulasi ikanhias.id)

Platy, otocinclus, udang, dan keong: tim pembersih aquascape

Selain keenam jenis di atas, banyak orang mencari ikan untuk aquascape dan hewan kecil yang membantu menjaga aquascape tetap bersih. Ini pilihan yang paling sering dipakai:

  • Platy. Pembiak beranak (bukan bertelur) yang damai dan mudah, mirip guppy. Jantannya sekitar 4 cm dan betinanya sekitar 6 cm. Platy suka air netral sampai basa (pH 7–8,3) dengan suhu 20–26 °C, dan juga cepat berkembang biak.
  • Otocinclus. Lele mini 3–5 cm pemakan alga lunak dan biofilm. Pelihara minimal 6 ekor, dan masukkan setelah akuarium berjalan 2–3 bulan. Di akuarium yang terlalu baru, alganya belum cukup sehingga otocinclus bisa kelaparan.
  • Udang. Udang Amano (sampai sekitar 6 cm) adalah udang pemakan alga paling efektif dan tidak berkembang biak di air tawar. Udang cherry (Neocaridina, 2–3 cm) lebih kecil dan cepat beranak. Anakan udang bisa dimakan ikan, jadi sediakan lumut atau tanaman rapat sebagai tempat sembunyi.
  • Keong. Keong nerite rajin memakan alga di kaca, batu, dan kayu. Keong ini bertelur bintik putih di hardscape, tetapi telurnya tidak menetas di air tawar, jadi jumlahnya tidak meledak seperti keong hama.

Hewan pembersih ini membantu, tapi tidak menggantikan perawatan. Alga tetap muncul kalau lampu terlalu lama menyala atau pupuk berlebihan. Di aquascape low-tech, kombinasi tanaman tanpa CO2 dan tim pembersih biasanya sudah cukup.

Ikan apa yang tidak boleh digabung dalam satu aquascape?

Ikan yang tidak boleh digabung adalah pasangan pemangsa dan mangsa, penggigit sirip dan spesies bersirip panjang, serta spesies dengan kebutuhan air yang jauh berbeda. Dari 6 ikan untuk aquascape di atas, ini pasangan yang perlu diwaspadai:

PasanganMasalahnyaSolusi
Manfish + neon atau ember tetraManfish dewasa bisa memangsa tetra kecil.Pilih salah satu, atau masukkan tetra lebih dulu dalam jumlah banyak bersama manfish yang masih kecil.
Serpae tetra + guppy atau manfishSerpae suka menggigit sirip panjang.Gabungkan serpae dengan ikan bersirip pendek seperti corydoras.
Guppy + neon atau ember tetraGuppy suka air sedikit basa, tetra suka sedikit asam.Bisa, asal pH dijaga di rentang sempit 6,8–7,0.
Ikan besar + udang cherryUdang kecil dan anakannya dimakan.Pakai ikan kecil (tetra, corydoras) dan banyak tempat sembunyi.

Corydoras adalah teman yang aman untuk hampir semua jenis di daftar ini, karena hidup di dasar dan tidak berebut tempat dengan penghuni zona tengah. Pasangan manfish dan neon tetra memang sering diperdebatkan. Ada penghobi yang memeliharanya bersama bertahun-tahun, tapi panduan kecocokan Guidarium menilai pasangan ini “tidak disarankan” karena neon cukup kecil untuk dimakan.

Berapa banyak ikan untuk akuarium aquascape?

Patokan sederhana yang dipakai simulasi ikanhias.id adalah sekitar 1 cm panjang ikan dewasa per liter air. Hitung dari ukuran dewasa, bukan ukuran saat dibeli. Contohnya:

  • Akuarium 45×25×30 cm (±30 liter): misalnya 10 ember tetra (20 cm) ditambah beberapa udang.
  • Akuarium 60×30×36 cm (±60 liter): misalnya 10 neon tetra (30 cm) dan 6 corydoras (30 cm).
  • Akuarium 90×40×50 cm (±170 liter): misalnya 20 neon tetra, 12 ember tetra, dan 8 corydoras (±124 cm).

Patokan ini sengaja dibuat longgar untuk pemula. Aquascape yang rapat tanaman memang membantu menyerap sisa kotoran, tapi filter dan ganti air rutin tetap wajib.

Kapan ikan boleh dimasukkan ke aquascape baru?

Ikan untuk aquascape boleh dimasukkan setelah siklus nitrogen selesai, yaitu saat bakteri baik di filter dan substrat sudah cukup untuk mengurai amonia dari kotoran. Prosesnya biasanya 3–8 minggu. Masukkan ikan sedikit demi sedikit, misalnya mulai dari satu gerombolan, lalu tambah beberapa minggu kemudian. Memasukkan semuanya sekaligus ke akuarium baru bisa berakibat fatal, karena bakterinya belum sanggup mengurai kotoran sebanyak itu. Otocinclus sebaiknya paling akhir, setelah ada alga yang bisa dimakan.

Coba padukan ikanmu di simulasi

Memilih ikan untuk aquascape jauh lebih mudah kalau kamu bisa melihat hasilnya dulu. Di simulasi aquascape ikanhias.id, kamu bisa memasukkan keenam jenis di atas ke akuarium rancanganmu. Simulasinya langsung memberi peringatan kalau gerombolan terlalu sedikit, suhu atau pH tidak cocok, akuarium terlalu padat, atau ada pasangan seperti manfish dan neon tetra. Setelah itu, lanjutkan ke cara membuat aquascape dari nol, dan pilih dasar yang ramah corydoras di panduan pasir aquascape.

Sumber

Pertanyaan yang sering muncul

Ikan apa yang paling cocok untuk aquascape pemula?

Neon tetra dan ember tetra untuk bagian tengah, ditambah corydoras untuk dasar. Ketiganya kecil, damai, dan tidak merusak tanaman. Pelihara tetra minimal 8 ekor dan corydoras minimal 6 ekor.

Apakah manfish bisa digabung dengan neon tetra?

Sebaiknya tidak. Manfish adalah pemangsa yang bisa tumbuh sampai sekitar 15 cm, dan neon tetra yang hanya sekitar 3 cm cukup kecil untuk dimakan. Pilih salah satu, atau pakai tetra yang lebih besar.

Berapa jumlah ikan yang pas untuk akuarium aquascape 60 cm?

Simulasi ikanhias.id memakai patokan sekitar 1 cm panjang ikan dewasa per liter air. Akuarium 60×30×36 cm berisi kira-kira 60 liter, jadi misalnya cukup untuk 10 neon tetra dan 6 corydoras.

Kapan ikan boleh dimasukkan ke aquascape baru?

Setelah siklus nitrogen selesai, biasanya 3–8 minggu setelah akuarium diisi. Masukkan ikan sedikit demi sedikit, jangan sekaligus.

Apa hewan pembersih alga yang cocok untuk aquascape?

Otocinclus, udang Amano, dan keong nerite. Otocinclus dan udang Amano memakan alga lunak, sedangkan telur keong nerite tidak menetas di air tawar sehingga jumlahnya tidak meledak.

Apakah guppy bisa dicampur dengan neon tetra?

Bisa, tapi rentang pH yang cocok untuk keduanya sempit, sekitar 6,8–7,0. Guppy juga cepat beranak, jadi siapkan rencana untuk anakannya.